
Majalah Jakarta Barat – Warga di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, dibuat resah oleh maraknya dugaan praktik prostitusi pria sesama jenis yang disebut terjadi di area pertamanan Jalan Daan Mogot. Aktivitas tersebut dilaporkan berlangsung pada malam hari dan dianggap mengganggu kenyamanan serta ketertiban umum.
Keluhan warga yang semakin meluas membuat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) bergerak cepat melakukan pengecekan langsung ke lapangan. Tim Distamhut didampingi unsur terkait menyisir sejumlah titik yang dilaporkan menjadi lokasi rawan, sekaligus melakukan penataan ulang kawasan tersebut.
Menurut warga sekitar, aksi yang diduga dilakukan oleh kelompok pria tertentu itu kerap terjadi di area taman yang minim penerangan dan terlindung dari pandangan umum. Aktivitas tersebut tidak hanya menimbulkan keresahan tetapi juga dianggap merusak fungsi taman sebagai ruang publik yang seharusnya ramah bagi keluarga, anak-anak, dan masyarakat umum.
Distamhut DKI Jakarta dalam keterangannya menjelaskan bahwa langkah penertiban dilakukan untuk mengembalikan fungsi ruang terbuka hijau (RTH) sebagai fasilitas publik yang aman dan nyaman. Upaya yang dilakukan meliputi penebangan dan pemangkasan semak-semak yang terlalu rimbun, perbaikan lampu penerangan jalan umum (PJU), serta pembersihan fasilitas taman agar tidak terdapat sudut gelap yang berpotensi disalahgunakan.
Selain itu, petugas juga memasang papan imbauan dan melakukan koordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), kepolisian, serta pihak kelurahan setempat untuk memastikan pengawasan dapat dilakukan secara berkelanjutan.
“Langkah ini dilakukan sebagai respons cepat atas laporan masyarakat. Kami ingin memastikan taman-taman di Jakarta tetap aman dan bebas dari aktivitas yang melanggar aturan,” ujar salah satu pejabat Distamhut saat meninjau lokasi.
Warga menyambut baik tindakan pemerintah tersebut. Mereka berharap penataan lingkungan dan peningkatan pengawasan dapat menekan praktik-praktik yang meresahkan, sekaligus mengembalikan kawasan taman Daan Mogot sebagai ruang publik yang sehat.
Beberapa warga juga mendorong agar pemerintah menambah frekuensi patroli malam hari, memperluas penataan cahaya di sudut-sudut taman, serta menggelar kegiatan sosial kemasyarakatan untuk menghidupkan kembali fungsi taman sebagai pusat aktivitas warga.
Dugaan aktivitas prostitusi pria sesama jenis di area taman Jalan Daan Mogot ini sebelumnya ramai dibicarakan di media sosial serta grup percakapan warga. Sorotan tersebut memperkuat tekanan kepada pemerintah daerah untuk melakukan tindakan cepat dan tegas. Kini adanya pembenahan lingkungan diharapkan menjadi langkah awal untuk memastikan kawasan taman di Jakarta Barat terbebas dari aktivitas ilegal dan tetap kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

![5e3a22497156b[1]](https://noahsarkbabyshop.com/wp-content/uploads/2025/12/5e3a22497156b1-148x111.jpg)
