Majalah Jakarta Barat — Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat meningkatkan pengawasan dan keamanan di kawasan Taman Daan Mogot KM 12, Cengkareng, dengan memasang 10 unit lampu Penerangan Jalan Umum (PJU).
Langkah ini diambil menyusul laporan masyarakat terkait aktivitas asusila yang terjadi di area taman, termasuk dugaan hubungan sesama jenis yang sempat terbongkar beberapa waktu lalu.

Pemasangan lampu dilakukan oleh Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat melalui Seksi Prasarana dan Sarana Utilitas Kota dan Penerangan Jalan Umum (PSUK–PJU). Cahaya tambahan tersebut diharapkan mampu menciptakan suasana terang dan terbuka, sehingga area taman tidak lagi menjadi lokasi rawan tindak pelanggaran norma maupun aktivitas yang meresahkan warga.
Respons Atas Laporan Warga
Kepala Seksi PSUK-PJU Sudin Bina Marga Jakarta Barat, Abdul Jabbar, menjelaskan bahwa pemasangan lampu dilakukan untuk menindaklanjuti laporan masyarakat sekitar yang merasa terganggu dan khawatir dengan aktivitas yang terjadi di area taman pada malam hari. Menurutnya, kondisi taman yang sebelumnya minim penerangan menjadi salah satu faktor yang memicu munculnya aktivitas tidak wajar tersebut.
Baca Juga : Jelang Libur Nataru 2026, Terminal Kampung Rambutan Bebersih dan Tanam Pohon
“Warga sudah beberapa kali menyampaikan keluhan karena aktivitas yang dinilai tidak pantas dilakukan di ruang publik. Setelah kami terima laporan, kami langsung melakukan pengecekan dan memutuskan untuk menambah PJU di sekitar lokasi,” ujar Abdul Jabbar.
Ia menambahkan, total 10 titik lampu dipasang mengelilingi area taman yang dinilai paling gelap dan rawan disalahgunakan. Instalasi lampu dilakukan sejak pekan lalu dan kini sudah berfungsi penuh.
Ciptakan Ruang Publik Aman dan Nyaman
Pemkot Jakarta Barat menegaskan bahwa ruang publik harus menjadi tempat yang aman, ramah keluarga, dan nyaman bagi seluruh warga. Oleh karena itu, pemerintah terus melakukan evaluasi berkala terhadap fasilitas publik yang rawan disalahgunakan, termasuk taman kota dan jalur pedestrian.
Pihak kecamatan dan kelurahan juga diminta berkoordinasi dengan petugas keamanan untuk melakukan patroli rutin di kawasan tersebut. Upaya ini sekaligus memastikan bahwa keberadaan PJU baru benar-benar efektif dalam mencegah aktivitas negatif yang dikeluhkan warga.
Langkah Berkelanjutan
Selain penambahan PJU, Pemkot Jakarta Barat juga tengah mengkaji penataan ulang sejumlah area taman yang rawan dijadikan tempat berkumpul pada malam hari. Penataan meliputi pemangkasan vegetasi yang terlalu rimbun. Pemasangan rambu pengawasan, hingga peningkatan kehadiran petugas penertiban.
Pemerintah berharap keberadaan lampu baru di Taman Daan Mogot tidak hanya mencegah tindakan asusila. Tetapi juga mendorong warga untuk menggunakan taman sebagai ruang interaksi sosial yang positif.

![5e3a22497156b[1]](https://noahsarkbabyshop.com/wp-content/uploads/2025/12/5e3a22497156b1-148x111.jpg)
